Contoh Surat Kuasa

Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Cara Membuatnya

Contoh Surat Kuasa – Dalam sebuah aktivitas yang melibatkan perorangan atau sebuah lembaga biasanya banyak sekali kegiatan yang harus dijalani. Umumnya seorang kepala perusahaan yang memiliki jadwal yang sangat padat, sehingga tidak bisa menjalani semua pekerjaan yang dijalankan.

Oleh karena itu biasanya mereka melimpahkan tugas tersebut kepada orang kepercayaannya. Dalam pelimpahan tugas itu diperlukan sebuah surat kuasa agar apa yang dilakukan penggantinya memiliki kekuatan yang sama. Betapa pentingnya sebuah surat kuasa bila Anda punya urusan dan tidak bisa menghadiri sendiri.

Sebenarnya untuk memberikan kuasa pada seseorang tidak harus lewat surat kuasa tetapi bisa juga dilakukan melalui lisan. Tetapi dengan surat kuasa akan memiliki kekuatan yang berbeda dibandingkan hanya dengan lisan. Baiklah artikel ini akan menjawab pertanyaan kamu tentang apa itu surat kuasa? Bagaimana contoh surat kuasa yang baik? Dan apa saja jenis-jenis surat kuasa? Untuk mengetahui hal tersebut langsung saja baca artikel ini sampai selesai ya.

Baca Juga : Contoh Surat Dinas yang Baik

Pengertian dan Contoh Surat Kuasa

Pengertian Surat Kuasa
Pengertian Surat Kuasa

Surat kuasa merupakan salah satu jenis surat yang dibuat untuk memberikan kewenangan kepada pihak lain untuk menggantikan posisi Anda dalam mengerjakan atau menyelesaikan suatu permasalahan. Biasanya surat kuasa hanya terdiri dari satu halaman kertas saja.

Surat kuasa dibuat menggunakan bahasa formal atau bahasa baku. Untuk membuatnya bisa menggunakan tulisan tangan atau diketik dengan komputer. Dengan demikian, surat kuasa kegunaan surat kuasa adalah sebagai bukti bahwa orang yang disebutkan namanya di dalam surat kuasa memiliki hak dan kewajiban untuk melakukan suatu hal sesuai dengan apa yang ada dalam surat kuasa.

Jenis-jenis Surat Kuasa

Surat kuasa memiliki macam berdasarkan kegunaan surat tersebut. Ada beberapa jenis surat kuasa diantaranya adalah surat kuasa kedinasan, surat kuasa perorangan dan surat kuasa yang dikeluarkan oleh instansi perusahaan dan juga surat kuasa istimewa. Berikut pengertian masing-masing surat kuasa.

  • Surat kuasa perorangan merupakan surat kuasa yang dibuat oleh perorangan yang ditujukan untuk orang lain yang dipercaya untuk melakukan suatu kepentingan pribadi si pemberi kuasa. Contoh dari surat kuasa perorangan adalah surat kuasa untuk mengambil pensiun atau gaji, surat kuasa untuk mengambil barang tertentu, dan masih banyak lagi yang lainnya.
  • Surat kuasa kedinasan adalah surat yang dibuat oleh instansi, perusahaan atau oleh seorang pimpinan yang diberikan pada bawahannya untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan instansi tersebut.
  • Surat kuasa istimewa merupakan surat kuasa yang dibuat dan diberikan oleh seseorang kepada pihak lain. Contohnya adalah surat kuasa dari seseorang yang diberikan kepada pengacara, untuk menyelesaikan suatu masalah hukum yang ada kaitan dengan pengadilan.
  • Contoh Surat Pengunduran Diri
  • Contoh Surat Dinas

Perencanaan Surat Kuasa

Dalam membuat surat kuasa diperlukan sebuah perencanaan yang matang, karena bila tidak direncanakan surat kuasa bisa disalahgunakan. Hal ini akan merugikan si pembuat surat. Dalam membuat surat kuasa ada beberapa hal yang harus dicantumkan.

  • Kata “Surat Kuasa”
  • Identitas penting yang memberi kuasa dan penerima kuasa diantaranya mencakup nama, alamat, dan pekerjaan.

Dua hal di atas adalah surat kuasa untuk perorangan, sedangkan surat kuasa lembaga atau perusahaan harus memperhatikan hal-hal di bawah ini.

  • Kata “Surat Kuasa”
  • Nama dan alamat lengkap lembaga atau perusahaan yang mengeluarkan surat kuasa
  • Nomor surat kuasa yang dibuat
  • Identitas pembuat dan penerima surat kuasa yang mencangkup nama, NIP, jabatan, alamat, pangkat dan golongan bila diperlukan.
  • Tujuan dari dibuatnya surat kuasa
  • Tempat dan tanggal dibuatnya surat kuasa
  • Jangka waktu berlakunya surat kuasa tersebut misal satu hari, satu bulan atau waktu tertentu yang telah disepakati
  • Tanda tangan, nama jelas, NIP penerima kuasa
  • Meterai atau stempel instansi bila dibutuhkan

Sedangkan untuk membuat surat kuasa istimewa, hal-hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut.

  • Kata “Surat Kuasa”
  • Identitas pembuat dan penerima surat kuasa mencakup nama, jabatan dan alamat lengkap
  • Tujuan dari dibuatnya surat kuasa
  • Syarat atau hal-hal yang ada kaitan dengan pemberian surat kuasa, maksudnya syarat khusus berlakunya surat kuasa tersebut, bila syarat kuasa tidak terpenuhi maka surat kuasa tersebut tidak bisa digunakan.
  • Tanda tangan dan nama jelas pemberi dan penerima surat kuasa

Cara Membuat Surat Kuasa

Cara Membuat Surat Kuasa
Cara Membuat Surat Kuasa

Agar surat kuasa yang dibuat memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku maka harus dibuat sesuai dengan format yang telah disepakati. Berikut adalah hal-hal penting yang harus diperhatikan ketika membuat surat kuasa, baik surat kuasa perorangan, perusahaan ataupun surat kuasa istimewa.

  1. Surat kuasa perorangan dibuat karena orang yang bersangkutan tidak bisa melaksanakan kegiatan sendiri sehingga harus dialihkan kepada orang lain berdasarkan kepercayaan dan tanpa ada unsur paksaan.
  2. Untuk membuat surat kuasa perorangan tidak memerlukan nomor surat, tetapi untuk surat kuasa instansi atau perusahaan nomor surat wajib dibuat.
  3. Surat kuasa istimewa untuk mengambil gaji atau dana pensiun sebaiknya diberikan pada orang terdekat atau orang yang paling dipercaya. Untuk membuat surat kuasa khusus tidak diperlukan meterai kecuali untuk hal tertentu yang memiliki aturan harus menggunakan kertas meterai.
  4. Orang yang memberikan dan menerima surat kuasa harus dalam keadaan sadar, tanpa paksaan, sudah dewasa dan sehat secara rohani.
  5. Mencantumkan identitas pemberi dan penerima kuasa secara lengkap meliputi nama, alamat, pekerjaan dll.
  6. Maksud dan tujuan daru surat kuasa harus dicantumkan dalam surat tersebut serta tentukan juga masa berlaku surat kuasa tersebut.
  7. Cantumkan dimana dan kapan surat kuasa itu dibuat.
  8. Surat kuasa akan sah bila memenuhi syarat yang berlaku diantaranya harus ditanda-tangani oleh pihak yang memberikan dan menerima surat kuasa.
  9. Khusus untuk surat kuasa kedinasan harus disertai dengan cap atau stempel dari instansi yang menerbitkan surat tersebut.

Itulah beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk membuat surat kuasa. Nah agar Anda bisa langsung membuat surat kuasa, kami sudah menyediakan beberapa contoh surat kuasa yang bisa digunakan dalam berbagai kepentingan.

Contoh Surat Kuasa yang Baik

Contoh Surat Kuasa yang Baik
Contoh Surat Kuasa yang Baik

Terkadang walaupun sudah menguasai teori dan cara membuat surat kuasa masih saja kesulitan bila membuatnya secara langsung. Oleh karena itu kami mengumpulkan beberapa contoh surat kuasa yang bisa dijadikan sebuah referensi dalam membuat surat kuasa. Berikut adalah kumpulan contoh surat kuasa dari berbagai jenis.

Contoh Surat Kuasa Untuk Berbagai Keperluan di Perusahaan

SURAT KUASA

NOMOR :….. (Isi dengan nomor surat)

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama      : (isi dengan nama orang yang memberikan kuasa)

Jabatan  : (isi dengan jabatan yang dipegang sekarang, misal direktur, manager, dll)

Alamat   : (isi dengan alamat perusahaan yang memberikan kuasa)

memberikan kuasa kepada :

Nama     : (isi dengan nama orang yang akan diberikan kuasa)

Jabatan : (isi dengan jabatan orang yang diberi kuasa)

Alamat  : (diisi dengan alamat perusahaan atau rumah orang yang diberikan kuasa)

Untuk melakukan pengurusan surat menyurat terkait permohonan izin/ rekomendasi pada Pusat Perizinan dan Investasi Departemen Pertanian.

Demikian surat kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Jakarta,………,……….,…… (diisi dengan tempat dan tanggal dibuatnya surat kuasa. misalnya Jakarta, 20 oktober 2015)

Penerima Kuasa,                                                                                           Pemberi Kuasa

 

(Tanda Tangan)                                                     (Tanda Tangan di atas Meterai Dan Cap Perusahaan)

 

Nama     :____________________

Nama     :____________________

Jabatan :____________________

Jabatan :..(Pimpinan Perusahaan)

Contoh Surat Kuasa Penggunaan Advokad/Pengacara

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Budi sempurna

Alamat : Jl. Martadinata no 12 Semarang, Jawa Tengah

No. KTP/SIM : 750812059347

No. Telepon : 08123456789

Selanjutnya disebut Pemberi Kuasa.

Dengan ini memberi kuasa kepada :

Nama : Agus sempurna

Alamat : Jl. Gatot Subroto no. 12 Semarang, Jawa Tengah

No. KTP : 891114410344

No. Telepon : 085123456789

Selanjutnya disebut Penerima Kuasa.

Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa melakukan __________________ (tuliskan tujuan Anda) :

______________________________________________________ (diisi data-data yang diperlukan terkait tujuan surat kuasa, misalnya data rekening, nomor seri, dll.

Surat Kuasa ini dibuat tanpa hak substitusi, tidak dapat ditarik kembali, dicabut dan/atau tidak akan berakhir dikarenakan sebab-sebab yang tercantum dalam pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata atau dikarenakan sebab apapun juga tanpa pemberitahuan tertulis terlebih dahulu. Surat kuasa ini berlaku efektif sejak ditandatanganinya sampai dengan adanya pencabutan kembali secara tertulis dari Pemberi Kuasa.

Hal-hal dan segala akibat yang disebabkan Surat Kuasa ini dan cek tersebut diatas adalah tanggungjawab sepenuhnya Pemberi Kuasa.

Surat Kuasa ini dibuat dan ditandatangani di ________________________________ pada hari ini Tanggal _____ Bulan _____ Tahun ____.

 

Penerima Kuasa                                                                                                                                 Pemberi Kuasa

 

Agus sempurna                                                                                                                                  Budi sempurna

================================================================================

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Subroto

No.KTP : 1401061204810006

Alamat : Jl. Cihampelas No.45, Kota Bandung

Untuk selanjutnya disebut sebagai pemberi kuasa, dengan ini memberi kuasa penuh kepada:

Nama : Sudirman Said

No.Ktp : 1205090709867003

Alamat : Jl. Sukajadi No.17, Kota Bandung

Untuk selanjutnya disebut penerima kuasa

KHUSUS

Untuk mewakili pemberi kuasa mengurus dan menerima uang penggantian jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK), menerima, menandatangani kuitansi, membuat dan menandatangai surat-surat dan lain sebagainya, demi kepentingan pemberi kuasa,

Bandung, 29 Desember 2014

Penerima Kuasa                                                                                                   Pemberi Kuasa

 

(Sudirman Said)                                                                                                         (Subroto)

================================================================================

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Alat Tes Psikologi

SURAT KUASA

Nomor………………………….

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : ………………………………………………………………………

Jabatan : ………………………………………………………………………

No. SIP/SRIP : ………………………………………………………………………

Masa Berlaku SIP/SRIP : ………………………………………………………………………

No. KTP/SIM : ………………………………………………………………………

No. Telp : ………………………………………………………………………

Alamat Sesuai KTP/SIM : ………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

Dengan ini memberi kuasa kepada:

Nama : ………………………………………………………………………

Jabatan : ………………………………………………………………………

NO. KTP/SIM : ………………………………………………………………………

Alamat Sesuai KTP/SIM : ………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

Untuk mengambil alat tes psikologi seperti yang tercantum di bawah ini:

1. TKD Sub Tes 1 sebanyak 100 lembar (contoh)

2. ………………………………………………….

3. ………………………………………………….

4.dst

(contoh) Depok, 29 Desember 2014

Penerima kuasa,                                                                                               Pemberi kuasa,

 

tanda tangan tanda                                                                                      tangan di atas meterai

(Nama penerima kuasa)                                                                             (Nama pemberi kuasa)

Catatan:

Apabila lebih dari 1 (satu) halaman, maka setiap halaman wajib ditandatangani oleh Psikolog pemberi kuasa.

Lampiran:

1.Foto copy KTP (Pemberi kuasa dan Penerima Kuasa)

2. Foto Copy SIP/SRIP

================================================================================
Contoh Surat Kuasa Penandatanganan Akta Notaris

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :…………………

Tempat/Tanggal Lahir :…………………

Alamat :………………….

No.KTP :…………………..

Dengan ini memberi kuasa kepada:

Nama :………………….

Temapt/Tanggal Lahir :………………….

Alamat :…………………..

No.KTP :…………………..

KHUSUS

Untuk mewakili dan bertindak untuk dan atas nama Pemberi Kuasa guna menandatangani akta pendirian PT. ………., berkedudukan di ………….., di hadapan Notaris.

Untuk urusan-urusan tersebut, yang diberi kuasa dikuasakan menghadap Notaris, memberikan keterangan-keterangan, membuat/suruh membuat, menandatangani akta-akta atau surat-surat yang diperlukan, tidak ada tindakan yang dikecualikan.

Demikian Surat Kuasa ini diberikan untuk dipergunakan di mana perlu dan menurut yang semestinya.

……………..,………..2014

Penerima Kuasa                                                                                                              Pemberi Kuasa

 

Materai Rp.6000,-

(……………………..)                                                                                                       (………………………..)

 

Semoga artikel ini bisa membatu Anda dalam membuat surat kuasa. Baca juga artikel lainnya tentang cara membuat surat resmi dan contoh curriculum vitae dan jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman-temanmu yang lain ya, supaya makin banyak orang yang merasakan manfaat dari artikel ini.

Artikel Terkait :  Contoh Surat Pernyataan Berserta Cara Membuatnya

Leave a Comment